Izzi_tea

“PEREMPUAN BERKALUNG SORBAN” sebuah refleksi….

Maaf…… izziblog.wordpress sudah pindah rumah🙂, silahkan klik link di bawah untuk membaca artikel nya… terima kasih

http://izzimedia.com/perempuan-berkalung-sorban-sebuah-refleksi/

This entry was published on Januari 18, 2009 at 6:53 am and is filed under Resensi Film. Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

33 thoughts on ““PEREMPUAN BERKALUNG SORBAN” sebuah refleksi….

  1. kecuali apa?

    baj*ken?:mrgreen:

    • Aduhhhhhhhh, kecuali….kecuali….kecuali…., tiketnya GRATISSSSSSSS,😛
      ehmmm,, bejaken kasaka bro!,, tapi bagus lah klo dibejakeun😀

  2. mas blog nya bagus kasih tau dong tips2buat blog?. b
    log ku olpi.wordpress.com

    • duhhh, jadi malu.. biasa aja lagi,,, tapi klo mongrol tinggal di add aja… di YM (bdg_izzi)…😀 makasih ya dah berkunjung…. mudah2an bermamfaat…

  3. DUCHH,FILM’Y BGUS BGT BWT PARA WANITA,OMOSHIROI DESU!!

  4. assalamualaikum w.wb
    mas,,blog ny bagus banget,,,aq seneng banget nonton film nya??
    ap karena aq wanita sw jadi tersanjung dan merasa terangkat kodrat wanita itu sendiri…
    ehm…ehm..

    • Wa’alaikum salam..
      makasih… masih belajar ko!…..duhhh, jadi ngiri.. pingin liat juga nih..😦
      ehmmm, walaupun ada beberapa hal yang harus diluruskan dalam film tersebut,, anyway.. bagus tuh

      //jadi emang…dalam islam,, dah dari awalnya. menjunjung tinggi kodrat wanita,,, OK Hidup Wanita… Laki Juga Yah😀

  5. “Rorombeheun” itu apa? apa sejenis kotoran yang menempel di kaki???

    • hehehehe,,,😀
      “rorombeheun” ehmmm,, itu sejenis penyakit yang sangat berbahaya, perpecahan antar “suku (kaki)” klo dalam bahasa indonesianya…kaki pecah-pecah..😛
      // makasih ya dah berkunjung….

  6. W Baru pertama kali baca novel yang bertema religi dan mnurut w novel ini sangat mengangkat derajat wanita,,for me it”s so true cz sekarang jamanya EMANSIPASI wanita guuuy”s
    salam queen fire

  7. blog nya keren… komen nya keren…. deskripsi nya jg kerrreeeennn
    sayang, banyak laki2 males untuk mendengar penjelasan se detil itu..

  8. la nashia on said:

    IYA PARAH BANGET TUH FILM ,,
    ORG2 YANG BELUM TAHU BYK TTG KEDUDUKAN AKHWAT DI ISLAM PASTI PADA KEMAKAN MA TU FILM..SEOLAH2 KEHIDUPAN PESANTREN SESEREM ITU..MENYEBALKAN!
    EHH MALAH BANYAK YANG SUKA MA TU FILM..

    JADI JELEK DEH CITRA ISLAM ,,
    HUFF.
    TT

    • Bener juga c,,, di dalam film itu ada beberapa hal yang harus diluruskan..,dan mudah2an sedikit penjelasan diatas bisa memberikan klarifikasi tentang kedudukan wanita dimata islam…😀

  9. cari upaya agar film ini dapat ditonton anak-anak pondok
    Film ini keren, punya falsafah
    Selamat deh buat sutradara, pemain dan penulis scenr

  10. dee titania on said:

    awalnya saya berpikir saat melihat pamfletnya adalah perjuangan membela tanah air.
    saya sendiri sudah menonton sebanyak 3 kali.
    ada sebuah pertanyaan dari saudara saya. yang hendak melakukan walimahan. apakah kalau hubungan suami-istri itu menyiksa dan harus dilakukan pada malam pertama?
    awalnya saya sarankan membaca buku sutera ungu. rupanya tidak puas juga. lama saya mencari jawabannya. dan saya temukan ketika menonton film ini. tak semua kaum Adam itu kasar. Allah menciptakan juga sosok pria yang lembut jika menghadapi istrinya. dan keras ketika mencari ridho Allah di luar.

  11. “Bener juga c,,, di dalam film itu ada beberapa hal yang harus diluruskan..,dan mudah2an sedikit penjelasan diatas bisa memberikan klarifikasi tentang kedudukan wanita dimata islam… ”

    itu dy masalahnya penjelasan yg diatas ga ada di film jadinya malah ga jelas tuh film

  12. ng suka film ini.. liat trailer dimana tu cewek lepas jilbab depan bukan muhrimnya..

    protes ya protes.. tp ng perlu ‘menelanjangkan’ hijab gt kan.. protes bisa dilakukan dalam jalan yg masih benar kok..

    maksud film ini mgkn bgus, tp pemahaman masy malah bergeser ke lain hal..😦

    • selain bentuk prots menurut aku dy menanggalkan hijabnya tu lebh dikarenakan kondsi tertakan yang dialami tokoh nisa t, ,n bener jga, seringkali orang yang gak paham maksd/amanh ne film oer novel bsa jdi ntarrnya salah ngartiin apalagi loq nontonya septong.. pdahal secara filosops bagus bgt ne film and di endingnya kita bsa mengambil kesimpulan gmana sebenarnya posisi seorng cewe t,, y kan?……..
      buat stradaya… mas Hanung, selamt……….

  13. nur syafaat on said:

    tayangin di tv segera dong……………. aq penasaran banget nih, please segera di tanyangin, ya… cz aq suka banget ama novelnya n filmnya blm nonton, hehehehehehehe

  14. ga pernah liat film ini.. dari cerita temens sih emang ada beberapa yang perlu diluruskan ya tentang beberapa hal… Tapi aku suka nih ma blog ini..bagus.. upaya utk meluruskan ajaran (yang keliru?) yang (mungkin ) tertangkap dari film itu..

    Semoga saja masyarakat yg nonton tidak asal menerima begitu saja (atau salah tangkap) isi dari film itu..semoga mereka terus mencari ilmu yang benar…amin

  15. kreen juga bro blognya..hehe…

  16. animusparagnos on said:

    Novel Perempuan Berkalung Sorban menurut saya berusaha membuka kelambu kekontrasan wacana Islam dan praktik yang dilakukan individu atau masyarakat. Sebab pada praktik-praktik gender, seringkali agama dijadikan sebagai dalih atau pembenaran, sehingga kaum perempuan dikesankan sebagai subordinat. Serta adanya penafsiran nilai-nilai agama yang sempit, yang bisa menjadi belenggu bagi pemikiran seseorang serta pemahaman tata cara maupun perilaku , yang kemudian oleh novel ini digambarkan dengan kekejaman yang diterima oleh tokoh utama dalam rumah tangga dan kekangan lingkungan keluarga.

  17. jujur q pengen bgt tau tentang fim ne,tp smp skrg aq bm jg menemukannya….
    aq telat nontonnya…
    jd g puas dgr crtnya dr teman-teman..
    tolong bnt aq dunk dmn bs dpt buku tau kl dari google kt nyarina gmn????

    txh b4 yaaaa

  18. @ Fikri
    yaps… sama2 mudah2an bisa saling mengingatkan…,,,
    yahh,,, tulisan di atas hanya sebagian kecil dari beribu-ribu keterangan bahwa wanita di mata islam itu sungguh mulia…..

  19. @ putrinegriangan
    Sepakat… filmnya keren.. cuman ada yang sedikit di sayang kan…

    @ nur syafaat
    hohoho,,, ga punya bajet liat di bioskop yah… ehmm sama dunk,,,, bentar lagi juga nongol di TV.,,, sabar aja,, ^_^

    @ LW
    Yaps….. kita berharap seperti itu,,,,,

    @ ruzmnz
    Baru tau Bro… heheheheheh,,, makasih dah berkunjung..

    @ animusparagnos
    Yaps… mungkin penulis melihat dari sisi lain dimana manusia ya manusia,,,,,Ya iya Dunk. n_n ,,, Anyway Islam tetep kekeh memuliakan wanita, tidak meng-subkordinat-kan wanita… itu mah cuman oknum saja… liat aja Rasulullah begitu romatisnya ketika bersama istrinya… dan apalagi Rasulullah pernah bersabda.. Laki-laki yang paling mulia ialah laki-laki yang bisa memuliakan Istrinya………

    @ atyca
    entar juga ada di TV,, tenang aja… Indonesia gitu_u heheheh,, piss-ahhh

  20. alus euy film na !design fotografinya mantab !Hanya sayang dialog pemain utama terlalu kekinian,kurang nyastra !seperti ‘pikirin’harusnya pikirkan dan banyak lagi !ma’af ya !

  21. tutu mang laki laki yang paling mulia adalah laki laki yang memuliyakan istrinya, ya itulah syariat islam ajaran Rosululloh SAW betapa mumuliyakan kaum Hawa, yang tadinya pada jaman jahiliyah begitu hina hanya sebagai pemuas nfsu dan dianggap sebagai barang dagangan dan ketika Rusulluloh diutus dengan membawa syri;at yang begitu terang rohmtan lil alamin mengakat derajat wanita yang begitu hina, betapa naifnya kaum Hawa hanya demi dalih memperoleh kebebasan menuruti hawa nafsu bisa memojokkan Syariat yang begitu mulia ini, memang Allah menciptakan laki-laki dan wanita adalah menurut kodratnya yang begitu bisa saling
    melengkapi satu sama lainnya yang aku gak salut (hehe ..berkomentar) pada flim itu mengapa seorang perempuan hanya ingin menunggang kuda dan dilarang karena memang gak kodratnya, kok bisa-bisa mendalih bahwa syari;at Islam mengekang dan membedakan antara laki2 dan perempuan dan ber kesimpulan bahwa syariat gak adil hehe apa dengan pemikiran sebegitu dangakalnya kita menyimpulkan bahwa syar;at Islam itu gak menghoramti kaum hawa
    NAH sekarang…. Bagi anda perempuan yang masih berpikir Islam itu tidak menghargai hak2 wanita.. “Kelaut Aje Loeeeeee” udah ga jamannya lagi… Liat aja diunivesitas2,, buannnyak akhwat2 (wanita) yang sampai menuntut pendidikan samai S3 (bukan SD,SMP,SMA)… tapi Doktor… bahkan prof,,,,,

    Jadi Menurut saya (mewakili kaum laki2) sungguh,,, wanita itu, Ahhhhh .. Susah deh dikatakannya,, begitu banyak Aasan Bahkan mungkin Jutaan Alasan untuk menghargai, memuliakan, mencintai…. Merekaaaaaa,,,,, Ehmm, jadi inget buku “AGAR BIDADARI CEMBURU PADAMU”………

  22. Jangan b0doh ! Hak warisan perempuan dgn lelaki tdk sama

    • @ Ibell : kayanya ga gitu deh,,,

      “Menjawab Tuduhan Ketidak-adilan Hukum Waris

      Untuk menjawab bahwa ilmu waris ini tidak adil, karena anak perempuan hanya diberi setengah dari bagian anak laki-laki, kita bisa menjawabnya setidaknya dengan dua argumentasi:

      1. Argumentasi Pertama

      Pembagian harta seorang yang meninggal di dalam agama Islam bukan semata-mata menggunakan hukum waris. Tapi juga dikenal hibah, wasiat dan yang lainnya.

      Dalam suatu kasus misalnya seorang Ayah yang punya dua anak, satu laki-laki dan satu lagi perempuan. Kalau hanya menggunakan hukum waris, memang anaknya yang perempuan itu hanya akan menerima setengah dari apa yang akan diterima oleh saudara laki-lakinya.

      Tapi karena ada hibah, maka sejak masih hayat di kandung badan, sang Ayah boleh saja sudah memberi terlebih dahulu sebagian hartanya kepada puteri tercintanya. Dan hal itu sah-sah saja untuk dilakukan. Namanya saja hibah, terserah yang mau memberi.

      Jadi ujung-ujungnya, tetap saja anak perempuan mendapat harta yang jumlahnya sama dengan saudara laki-lakinya.

      Selain itu, kalau setelah pembagian warisan, saudara laki-lakinya kemudian memberikan sebagian haknya dari warisan Ayahnya kepada saudari perempuannya, maka hal itu pun sah juga. Dan ujung-ujungnya mereka berdua bisa mendapat harta yang sama besar.

      2. Argumentasi Kedua

      Wanitadalam hukum waris tidak selamanya mendapatsetengah dari laki-laki. Ternyata kasusnya hanya dalam pembagian antara anak laki-laki dan anak perempuan saja. Namun secara umum, seringkali kali terjadi malah seorang wanita mendapat warisan lebih banyak dari yang didapat oleh seorang laki-laki. Coba saja perhatikan ayat Al-Qur’an yang menyebutkan hal itu

      “Allah mensyaratkan bagimu tentang (pembagian pusaka untuk) anak-anakmu. Yaitu: bahagian seorang anak laki-laki sama dengan bahagian dua orang anak perempuan. (QS. An-Nisa”: 11)

      Dalam ayat iniAllah tidak menyebutkan bagian perempuan, tetapi bagian untuk anak perempuan. Jadi perempuan mendapat setengah dari laki-laki dikhususkan pada kondisi anak-anak saja, bukan pada seluruh ahli waris.

      Bahkan bagian perempuan dalam banyak kasus justru lebih banyak dari bagian laki-laki. Seorang ibu terkadang bisa dapat 1/3 bagian dari warisan anaknya, sementara seorang ayah tetap mendapat 1/6.

      Tuduhan mereka sebenarnya agak salah alamat. Yang benar bahwa perempuan mewarisi sama dengan laki-laki, bahkan seringkali malah mendapatlebih banyak dari laki-laki.

      Kalau kita telusuri lebih jauh, ternyata begitu banyak keadaan atau kondisi di mana seorang perempuan dapat warisan, sedangkan laki-laki malah tidak mendapat warisan. Kalau dibilang hukum waris tidak adil kepada perempuan, berarti penuduhnya terlalu awam tentang hukum waris. Barangkali karena sekedar copy paste dari situs liberal di internet, jadi kita bisa maklum.

      Dan jumlah kasus di mana seorang wanita dapat warisan dan laki-laki tidak dapat warisan kalau dihitung jumlahnya akan lebih dari tiga puluh keadaan. Subhanallah.

      Sedangkan tuduhan mereka bahwa perempuan hanya mewarisi separuh dari waris laki-laki, ternyata hanya ada dalam empat keadaan saja, tidak lebih.

      Jadi argumentasi para penentang hukum waris ini sebenarnya sangat lemah, sayangnya mereka punya rasa percaya diri yang berlebihan. Sementara kita sebagai pembela hukum waris, sayangnya juga kurang memahaminya. Sehingga terkadang kita pun kebingungan menghadapi argumentasi mereka yang sebenarnya terlalu lemah.

      Jadi kesimpulannya?

      Kesimpulannya adalah belajar hukum waris itu wajib, perlu, musti, kudu dan harus. Titik.

      Wallahu a”lam bishshawab, wassalamu ”alaikum warahmatullahi wabarakatuh

      Ahmad Sarwat, Lc”

      —————————————————————————- ^_^ ———————————————————————-

  23. ada video Perempuan Berkalug sorban versi full g gan….???
    kalo ada,,tlg ksh tau situsnya…..
    mksh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: