Izzi_tea

Hidup itu harus selalu “Nyengir”… Heeeee :D

loling copyAda seorang teman FB yg bilang,, jang ko nyengir trus sih, kayanya ga pernah sedih ya?… hehehe. Begini kawan, saya pernah membaca sebuah artikel bahwa kata semangat ato pun kata2 keluh-kesah bisa menular cepat bagaikan sebuah Virus, bahkan lebih cepat.. Ehmm. Bisa terasakan jika kita sedang berada di pelatihan2 pengembangan Diri. Dasyat Pokoknya, Aura Semangat bertebaran dan anda bisa rasakan ketika Khotbah Jum’at (khotbah yg ga Semangat tentunya🙂 bawaannya pengen tidur mulu *mode on : curhat, hehe* alias lemes, lesu… Nah kedua kasus di atas tuh salah satu contoh bagaimana Kata2 Semangat ato Kata2 Keluh Kesah bisa mempengaruhi kita… makanya harus tetep “Nyengir”.. Looo ko “Nyengir”??

“Nyengir” hanya Istilah saya saja.. *Harap Maklum.. :D*,arti nyengir disini harus tetep ber-Positif Thingking alias Berprasangka Baik alias Ber-Khusnudzan terhadap semua ketetapan Allah kepada kita (Manusia), karena menjadi sebuah kepastian dalam hidup ada Bahagia dan Sedih,, kedua hal yg selalu berdampingan katanya sih bagai dua sisi mata uang yg ga bisa dipisahkan.. Rasulullah SAW Pernah mengatakan bahwa Beliau heran dengan keadaan Seorang Muslim, “Apabila diberikan Nikmat Kebahagiaan dia Bersyukur, maka Syukur itu baik baginya dan Apabila diberikan musibah kesusahan ia Bersabar, maka Sabar itu baik baginya” ,, jadi apapun kondisinya semua baik baginya… wiuhhh Dasyat kan, sebab hakikat Kebahagiaan dan Kesusahan itu semua ujian dari Allah, So… apapun yg terjadi Yuuu kita “Nyengir :D” (Berkhusnudzan) yang nantinya akan melahirkan sikap Sabar dan Syukur.

Tapi terkadang ada situasi dimana kita tidak bisa “Nyengir”… kan Jajang Juga Manusia *hehe :D*,, punya Rasa punya Cinta *halllaaaah :P*(ada sedihnya juga, pa lagi klo urusannya ‘Cinta’.. Ahay.. heuheu *Becanda Dink.!!!). Kesedihan itu sesuatu yang wajar,, tapi yg menjadi catatan ialah bagaimana supaya rasa sedih itu tidak ‘menjangkiti’ orang lain, bahkan mungkin bisa berubah menjadi sebuah pelajaran kebajikan…. masih ingat dengan kisah seorang Ummahat yg di tinggal pergi (Syahid) oleh suaminya, Ummahat itu tetap bersedih tetapi dibalik kesedihannya itu ada sebuah kegembiraan, beliau berkata kepada para pelayat “mengapa kalian menangis, apakah kalian tidak tahu, dia sekarang sedang bersama para bidadari” (redaksinya lupa lagi, tapi kurang lebih seperti itu) ekpresi seorang Istri karena beliau yakin suaminya berada di tempat yg sangat indah….

Sekarang coba bandingin, mana yg paling Asyikkk. Kanan ato Kiri??

sad n happy

Kita akhiri dengan Firman Allah SWT.. :

“Dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir.” (Yusuf: 87)

Surat Alam Nasyrah 5-6: “Karena sesungguhnya setelah kesulitan itu ada kemudahan; sesungguhnya setelah kesulitan itu ada kemudahan”

This entry was published on September 26, 2009 at 3:16 pm and is filed under Yaumi. Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

4 thoughts on “Hidup itu harus selalu “Nyengir”… Heeeee :D

  1. Hidup NyEngiiiiiiir……………

  2. Nyengiiiiirr Forever n Ever … hihihihi …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: