Izzi_tea

Arti Bahagia??

Sedikit bercerita tentang sebuah dialog selepas malam antara dua insan.. mari kita simak😉

“dik selama ini apakah engkau bahagia menikah denganku?”

“Insya Allah mas, saya bahagia sekali”

“kalau memang engkau bahagia dengan kondisi sekarang yang masih kekurangan materi, untuk apa kita mengejar materi yang berlimpah ruah jika sekedar untuk mengenyangkan perut. Jika selama ini kita makan dengan sayur bening saja sudah cukup bahagia, untuk apa kita menghabiskan semua harta untuk makan dengan menu yang lebih mahal, jika selama ini kita hanya punya sepeda motor saja sudah cukup bahagia, mengapa harus memburu mobil mewah, sehingga kita menghasbiskan waktu kita untuk mengejar dunia. Materi hanya sebagai alat buat hidup kekal kelak.”

………….

Ok, setelah membaca dialog diatas apa yg kita rasakan? Termehek-mehek kah :oops: ? Atau mengharu biru mendengar sebuah obrolan lepas yang datang dari sebuah ‘kejujuran’, ehmmm. Klo saya sih awalnya aga termehek-mehek dan sempat terharu juga, tapi lama kelamaan bayangan tentang ke-romantisan itu hilang.. ehhh yang datang malah bingung.. hehe, Bingung atas sebuah arti kata “bahagia”… coba deh kita baca ulang, “klo kita sudah bahagia dengan kondisi sekarang (susah) mengapa kita harus berpayah-payah menggapai kebahagiaan yang lain (kekayaan)”. So, sekarang jadi timbul sebuah pertanyaan… apa sih arti bahagia??

Akhirnya pertanyaan tersebut menjadi bahan obrolan kecil antara saya dengan seorang teman, dengan sedikit membacakan kisah diatas.. kami sedikit berdiskusi ngobrol (halahhh :lol: ) dan mempunyai kesimpulan yang aga ‘blur’ alias tidak puguh. Hehe

Tetapi tidak sampai disitu pertanyaan tadi bercokol (halahhh bahasa apaan neh :roll: ) didalam pikiranku, berhari-hari bahkan.. sampai pada satu malam sambil ngerjain kerjaan, akhirnya saya menyimpulkan sendiri apa sih arti ‘bahagia’ itu…

Bahagia itu : saat kita haus maka kita minum, lapar lalu makan, ngatuk tidurin , dapet project gede 8) (rezeki) terus bersyukur, dompet ilang Ya bersyukur.. untung aja ga sama kepala nya ilang.. hehe, jadi klo saya menyimpulkan kebahagian itu ialah sebuah respon positive atas sebuah kejadian bukan hasil dari sebuah kejadian.. bingung ya?? Hehe, jadi gini.. bahagia ialah sebuah respon positive atas sebuah kejadian, itu seperti Sabda Rasulullah SAW yang menerangkan bahwa beliau merasa keheranan atas kondisi seorang Mu’min yang mana semua keadaan baik (bahagia), ketika diberik nikmat ia bersyukur dan apabila diberi ujian/musibah ia bersabar.. maka kata Rasulullah kedua hal tersebut Bersabar dan Bersyukur ialah baik (kebahagiaan) bagi seorang Muslim.

mari kita "nyengir"😀

Jadi walaupun rumah masih numpang sama orang tua, belum punya kamera SLR, motor masih bebek, laptop belum ganti macbook pro.. Alhamdulillah masih bahagia, tinggal menunggu momentum yang tepat (rezeki) dan di akhiri dengan sebuah respon positive atas semua anugrah yang telah diberikan-Nya, ‘positve’ ataupun ‘negative’🙂

Lalu bagaimana arti ‘bahagia’ menurut bro n sist semua gimana neh???  :mrgreen:

This entry was published on April 29, 2011 at 5:12 pm. It’s filed under Ngaler Ngidul and tagged , , . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: